Be Yourself!

01.30 Unknown 0 Comments

          Berawal dari mendengarkan lagu dari penyanyi (ganteng) asal Kuwait bernama Humood Al-khudher yang berjudul "ﻛﻦ ﺃﻧﺖ (Kun Anta)".
Seperti ini liriknya " ﻛﻦ ﺃﻧﺖ ﺗﺰﺩﺩ ﺟﻤﺎﻻً (Kun anta tazdada jamala)"
Bingung? Sama, saya juga hehe.. Jika di translate kira-kira artinya seperti ini "Jadilah dirimu sendiri, pasti akan menambah kecantikan yang sedia ada".
          Karena lagu itu saya terinspirasi untuk membuat tulisan ini. Check this out! :D

BE YOURSELF

          Kebanyakan dari kita di dunia ini tidak bersyukur atas keadaan dirinya sendiri. Mungkin saya pun termasuk kedalamnya. Banyak yang merasa kegemukan, merasa sangat kurus, jerawatan, wajah bulat, kulit kurang putih, kurang tinggi, kurang ganteng, kurang cantik, dan kurang-kurang lainnya, pokoknya kekurangan terus yang dikeluhkan.

          Pada umumnya banyak orang yang tidak bisa menerima dirinya apa adanya, mereka merasa rendah hatinya untuk bisa dengan ikhlas menerima keadaan yang telah diberikan Allah. Akan menjadi sebuah kesalahan jika kita tidak bisa menjadi diri kita sendiri, terimalah bagaimanapun keadaannya, karena tidak ada manusia yang sempurna, bahkan selalu ada sisi yang luar biasa dari seseorang yang mungkin biasa-biasa saja.

           Terus terang saya juga sering merasa kekurangan. Awalnya saya ingin menjadi seperti orang lain, karena saya berfikir kehidupan mereka itu sangat sempurna. Tapi akhir-akhir ini saya sadar, bahwa menjadi diri saya sendiri adalah pilihan yang terbaik. Saya menyadari bahwa dalam kehidupan ini tidak ada yang sempurna, kesempurnaan hanya milik Allah, kehidupan seseorang satu sama lain pun berbeda dan sejatinya manusia memang penuh dengan kekurangan.

Lalu apa yang harus kita lakukan?
Sama seperti judul tulisan saya kali ini, jadilah diri sendiri. Be yourself!

          Terkadang kita lupa atau bahkan tidak tau cara untuk menjadi diri sendiri. Entah apa alasannya. Jadi diri sendiri itu memang penting, tak ada yang susah untuk jadi diri sendiri kok. Banyak orang yang sudah lupa pada diri sendiri karena terlalu asik menikmati hidup orang lain. Mungkin lebih tepatnya meniru kehidupan orang lain. Apa susahnya sih jadi diri sendiri? Berusahalah untuk menjadi diri sendiri, percayalah dengan apa yang kita lakukan selagi itu positif dan bermanfaat bagi orang lain.

          Di lingkungan kita, banyak orang yang mengaku telah mengenal dirinya sendiri. Padahal apa yang diketahui tentang dirinya itu berbeda dengan pemahaman orang yang sering melihatnya dalam kesehariannya. Mengapa hal seperti itu sering terjadi? Siapakah diri kita sebenarnya? Hanya diri kita sendirilah yang tau akan hal itu. Lakukanlah apa yang ingin kita lakukan, bukan apa yang orang lain mau untuk kita lakukan.

Apa definisi "menjadi diri sendiri"?

Menjadi diri sendiri adalah....
> Tidak memaksakan diri menjadi orang lain.
> Mengikuti kehendak hatinya
> Mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan dan keinginannya sendiri
> Menjadi manusia yang terbaik tanpa harus menjadi manusia yang "ikut-ikutan"

Dapat disimpulkan bahwa menjadi diri sendiri adalah kondisi dimana kita merasa nyaman dengan diri kita sendiri, menerima kekurangan diri, dan intinya menyadari apa yang sebenarnya ada dalam diri kita.

Lalu apa yang harus kita lakukan?
Temukan potensi yang ada dalam diri kita!

          Seekor ikan lincah berenang menari-nari dalam air. Bukan dengan berlari cepat di darat atau dengan terbang di udara.
Seekor burung akan terlihat anggun saat terbang dengan kepakan dua sayapnya di udara. Bukan dengan berlari di darat atau dengan berenang dalam air.
          Begitu juga dengan kita. Kita akan tampil hebat kalau menampilkan kelebihan, kemampuan, dan potensi yang kita miliki. Temukan potensi diri yang terpendam. Setelah menemukannya, fokuslah dan kembangkan itu semua. Ingat, kita terlahir untuk menjadi "seseorang" dan melakukan sesuatu. Nah, temukanlah sesuatu itu. Apa sesuatu itu? Sesuatu itu adalah potensi diri kita sendiri yang terpendam. Keunggulan, bakat dan kelebihan yang kita miliki. Sesuatu itu adalah anugerah yang telah Allah titipkan pada kita.

Jadi diri sendiri. Bagaimana caranya?
Berikut ini adalah beberapa formula dari saya untuk menjadi diri sendiri.

1. Berpegang teguh pada prinsip hidup.
     Nilai-nilai yang bisa dijadikan sebagai prinsip hidup ini bisa saja berasal dari agama, hukum, maupun norma yang berlaku dimasyarakat. Prinsip inilah yang akan menjadi pedoman kita, apa yang boleh dan tidak boleh untuk dilakukan. Jadi kita punya acuan, tidak asal ikut-ikutan.

2. Menerima pendapat dari orang lain
     Bersedialah untuk menerima kritik, saran dan pendapat dari orang lain tentang diri kita. Jangan mudah puas dengan pujian dari orang lain, jadikan itu motivasi untuk melakukan hal yang lebih baik lagi.
     Jika ada yang memberikan kritik sangat pedas, ada baiknya kita kaji. Lagi-lagi saya teringat pada apa yang guru saya pernah katakan pada saya. "Buat hati kita tenang dengan tidak memikirkan hal-hal yang menyakitkan". Ya, ada benarnya juga. Guru saya ini orang yang hebat, tak jarang saya dibuat kagum dengan kalimat-kalimat yang ia ucapkan. Semoga Allah selalu melindunginya, Aamiin. Loh kok jadi bahas ini? Hehehe maaf saya memang mudah terpancing :D

3. Jadilah yang "beda" dari orang lain.
     Setiap individu selalu berbeda karakter. Jadi, kenapa harus kita ubah karakter yang ada pada diri kita sendiri? Agar kita sama dengan yang lain? Untuk apa? Jadilah beda!
     Jangan berkecil hati karena kita dianggap berbeda. Toh kalau prinsip kita bertujuan untuk kebaikan, lanjutkan saja. Biarpun Anti-mainstream tapi tetap realistis. Ya, 'kan?

4. Ikuti kata Hati
     Kata hati adalah bagian dari jiwa kita yang peka akan sesuatu. Jika kita dihadapkan dalam situasi tertentu, coba kita diam sejenak dan ikuti kata hati kita, jangan terprovokasi oleh orang lain, sebab jawaban diri sendiri adalah yang terbaik.

5. Sediakan waktu khusus
     Waktu khusus ini bisa dibilang sebagai "me-time", atau waktu menyendiri tanpa ada orang lain. Tujuannya bukan berarti senang-senang sendiri, tapi gunakan untuk menemukan diri kita sendiri, menemukan apa yang sebenarnya kita inginkan dan butuhkan.
     Kadang kita butuh sendiri, merenungkan apa yg telah diperbuat pada waktu lalu dan memikirkan apa yg akan dilakukan dimasa yg akan datang.

6. Percaya diri.
     Jika kita percaya diri, tentu kita tidak akan terpengaruh dengan omongan orang lain. Terkadang kita lebih mempertimbangkan cemoohan orang lain ketika kita melakukan sesuatu hal yang berbeda dari biasanya. Selama kita benar, percaya diri aja. Tidak perlu mendengarkan omongan orang yang justru akan membuat kita ragu dan berhenti melakukan sesuatu hal yang baik.

7. Jadilah pemeran utama.
     Bukankah kita adalah aktor dari sebuah peran yang telah kita tentukan sendiri? Image apa yang kita ingin tunjukkan kepada setiap orang?
     Jadilah aktor sesuai dengan peran yang sebenarnya kita inginkan. Aktor yang selalu konsisten dengan perannya, atau konsisten mengubah peran yang ingin dilakoni tanpa dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Jadilah pemeran utama!

----------------------

          Yap, itulah sedikit formula dari saya untuk menjadi diri sendiri. Semoga bermanfaat. Dan jadilah diri sendiri! Be yourself! :)

"Hidup ini bukan hanya mencari yang terbaik, namun lebih kepada menerima kenyataan bahwa kamu adalah kamu. Jadilah dirimu sendiri." - Ibu Ninik Hermin Setyani #myteachersaid

Firda Fitriani
16 Juni 2015
18.32 Lepas Maghrib

0 Comments: